Aksi Ojol (Ojek Online) Jombang, lawan Covid-19

Suarapendidikan.com, Jombang – Penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia terus mendapat perlawanan dari masyarakat agar tidak meluas. Hal tersebut dilakukan mulai dari lingkup pemerintahan hingga komunitas. Di Kabupaten Jombang komunitas Ojek Online (Ojol) di turut beraksi dalam misi tersebut.

Aksi peduli terhadap sesama sekaligus upaya mencegah penyebarluasan Covid-19 di kota santri ini adalah membuat bilik penyemprotan disinfektan bagi masyarakat yang melintas di jalan Ahmad Dahlan. Hal itu disampaikan oleh Rio perwakilan dari anggota Ojol Jombang saat talkshow di Radio Suara Pendidikan pada kemarin siang (30/3).

Rio mengatakan bahwa pekerjaan sebagai driver Ojol, ia sadar pekerjaannya adalah pekerjaan lapangan yang tidak menutup kemungkinan atribut yang dipakainya dihinggapi oleh kuman atau virus. Berangkat dari alasan itulah maka ia bersama dengan anggota Ojol yang lain berinisiatif untuk membuat bilik semprot disinfektan tersebut. Dengan tujuan meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang.

“Bilik disinfektan itu untuk masyarakat umum, siapa saja boleh menggunakan dan terlebih anggota Ojol yang akan berangkat tugas atau yang kembali dari tugas, sebelum berkumpul dengan anggota lain di base camp , setiap anggota pasti diseprot dulu untuk meminimalisir bakteri, kuman bahkan virus yang menempel pada atribut mereka,” ungkap Rio.

Bukan hanya itu saja, para anggota Ojol yang lainpun sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri agar terhindar dari paparan virus atau bakteri. Rio mengungkapkan bahwa setiap anggota menerapkan langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebelum dan sesudah menunaikan tugasnya.

“Kawan-kawan Ojol yang lainpun sebelum atau sesudah bertemu customer mereka selalu cuci tangan pakai sabun yang sudah disiapkan di base camp. Bahkan kawan-kawan itu selalu membawa hand sanitizer saat bertugas. Kami semua sadar, kami adalah pekerja lapangan, ini semua kami lakukan selain untuk keamanan diri sendiri, juga untuk keamanan customer, agar kita semua terhindar dari paparan covid-19. Jadi para customer jangan ragu untuk memanfaatkan jasa kami,” ujarnya.

Disinggung terkait dengan dana yang digunakan dalam pembuatan bilik disinfektan tersebut, Rio mengatakan bahwa menggunakan dana mandiri. Yakni dari sumbangan sukarela sesama anggota Ojol.

Bahkan Rio juga mengungkapkan bahwa inisiatif pembuatan bilik penyemprot disinfektan tersebut juga mendapat perhatian dari wakil Bupati Jombang, Sumrambah.

“Kemarin (27/3) ketika kami membuat bilik itu, pak Wabub sempat datang, kita tidak tahu beliau dapat informasi dari siapa, tiba-tiba datang lalu ikut mencoba bilik disinfektan. Yang membuat terenyuh hati saya dan teman-teman anggota lain adalah Pak Wabub memberikan sejumlah dana untuk dibuatkan dua  Bilik sekaligus. Sedangkan untuk penempatan biliknya, beliau (Sumrambah) mempercayakan kepada kami,” kata Rio.

Pembuatan bilik penyemprot disinfektan tersebut, menurut Rio tidak memakan banyak dana. Hal tersebut dikarenakan harga bahan yang dibutuhkan cukup terjangkau, mudah didapat dan cara pembuatannya pun cukup mudah dan sederhana.

“Bagi masyarakat Jombang dan sekitarnya jika ingin membuat bilik seperti itu, kami akan bantu. Silahkan bahan-bahannya beli sendiri, nanti pembuatan kami siap membantu dan biaya pembuatan gratis,” kata Rio.

Ia menambahkan jika ada masyarakat yang kesulitan dalam belanja bahan maupun pembuatan bilik, pihaknya juga siap membantu.

“Monggo bisa kontak saya di nomor WhatApp 08563388111. InsyaAllah saya dan teman-teman anggota yang lain akan siap membantu,”ujarnya.

Diakhir acara Rio berharap  agar banyak masyarakat yang mencontoh aksinya tersebut. Masyarakat boleh membuat bilik serupa di masing-masing wilayahnya. Dengan tujuan semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut serta membantu pemerintah maka penyebaran Covid-19 bisa segera dihentikan.

“Bagi masyarakat yang lain khususnya masyarakay Jombang,  silahkan bisa dikembangkan dan diterapkan ide dari kami ini. Dan kami persilahkan jika ada  teman-teman dari jajaran pemerintahan yang ingin membantu, misalnya menyumbang disinfektan atau yang lainnya, kami akan sangat berterima kasih. Mari semuanya kita saling bahu-membahu, untuk Kabupaten Jombang tercinta” pungkasnya. (WG/NR)