Dalam Seminggu, Polres Jombang Ungkap 14 Kasus Kriminal

Suarapendidikan.com, Jombang – Dalam seminggu terhitung tanggal 31 Januari 2020 s.d. 7 Februari 2020 Satreskrim Polres Jombang berhasil mengungkap 14 kasus kejahatan yang terjadi di Kabupaten Jombang. Total ada 19 tersangka ditangkap.


Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan melalui Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang AKP Hariono mengatakan kasus tindak kriminal tersebut diungkap lewat berbagai upaya penyelidikan yang dilakukan baik oleh satreskrim Polres maupun tim reskrim Polsek di wilayah Jombang.

“Ada 14 kasus yang diungkap selama periode Februari 2020 ini, yakni satu kasus persetubuhan anak dibawah umur, enam kasus perjudian, lima kasus pencurian dengan pemberatan, dan dua kasus illegal logging. Total ada 25 tersangka yang ditangkap.” Ungkapnya dalam press release di Mapolres Jombang Jumat (7/2) siang.

Hariono menyebut sebanyak sembilan kasus adalah hasil pengungkapan kasus yang dilakukan oleh polsek jajaran. Diantaranya kasus perjudian, kasus pencurian dan kasus illegal logging.

“Barang bukti yang diamankan antara lain dari kasus persetubuhan dibawah umur yakni pakain yang dikenakan korban, satu buah HP, dan dua buah boneka beruang. Dari kasus perjudian kami amankan alat judi seperti kartu remi, 2 ekor ayam, sobekan kertas tombokan, 2 buah timba, dan barang bukti seperti HP, motor, dan uang tunai. Semua tersangka sudah kami amankan di Mapolres Jombang,” ujarnya.

Sebulan, Ungkap 25 Kasus Narkoba Dengan BB 93 Ribu Pil Koplo

Sementara itu di tempat yang sama, Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Moch. Mukid juga menggelar hasil tangkapan satresnarkoba yang dilakukan selama periode bulan Januari 2020.

“Total ada 25 kasus dengan 37 tersangka, rinciannya 25 kasus narkotika dengan 31 tersangka dan 4 kasus obat keras berbahaya (okerbaya) dengan 6 tersangka.”jelasnya

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu seberat 29,54 gram, pil double L 93.245 butir, pipet kaca 15 buah, alat hisap 10 buah, timbangan 2 unit, HP, korek api dan uang tunai 13,5 juta rupiah hasil penjualan narkoba.

“Status tersangka yang berhasil kami tangkap adalah 23 orang merupakan pengedar, dan 14 orang merupakan pengguna.”ujar Mukid

Dalam pengungkapan kasus tersebut ia juga menyebut adanya kasus yang termasuk dalam jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Diduga pengedar yang merupakan seorang ibu rumah tangga menjadi pengedar dan bekerja sama dengan tahanan yang berada di Lapas Madiun.

“Jadi ibu ini adalah pengedar, jumlahnya sekitar 93 ribu pil koplo yang dibungkus kemasan plastik dengan dilabeli vitamin B1 untuk mengelabuhi masyarakat dan petugas. Suaminya kami ketahui ditahan di Lapas Madiun. Kami lakukan koordinasi dengan sana (Lapas Madiun-red) untuk mengembangkan kasus.”paparnya

Dalam kesempatan tersebut Mukid mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tingi kepada jajaran tim satresnarkoba Polres Jombang yang telah bekerja keras untuk mengungkap kasus yang ia sebut sebagai tangkapan terbesar selama periode Bulan Jnuari 2020 ini.

“Kami berterimakasih kepada seganap anggota tim yang telah bekerja keras, kita tahu meski Jombang ini kota santri, kita tetap berusaha keras agar generasi penerus bangsa ini selamat dari bahaya narkoba dimanapun itu”pungkasnya (A/NR)