Gelar Wayang Kulit Virtual, Bentuk Empati Disdikbud Jombang Terhadap Seniman Saat Pandemi

Suarapendidikan.com – Setelah sukses mengelar Karawitan kemarin malam (11/9), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang kembali meggelar Wayang Kulit secara virtual pada Sabtu Malam (12/9) di Aula 1 Disdikbud Jombang. Pagelaran Wayang tersebut mengambil Lakon Pandu Swarga dengan Dalang Ki. Aris Suyono dari Kudu Jombang.

Anom Antono, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Jombang mengatakan Kegiatan ini merupakan pengelolan keragaman budaya akan kekayaannya.

”ini merupakan bentuk empati Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menfasilitasi kelompok-kelompok kesenian yang ada di Jombang,” ungkapnya.

Anom menyampaikan pagelaran wayang kulit ini mengambil lakom Pandu Swarga yang merupakan lakon seorang Pandu yang memili putra-putra Pandawa yang berbudi pekerti dan pengorbanannya yang baik.

Anom Antono, Plt. Kepala Bidang Kebudayaan saat diwawancari di Aula 1 Disdikbud Jombang

”Awalnya pandu masuk neraka, karena budidoyo anak-anaknya yang berbuat baik kepada orangtua, masyarakat dan negara dan agama, akhirnya pandu diangkat masuk ke swarga,” jelas Anom.

Perlu diketahui Anom Antono selain sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Anom juga sebagai Dalang dan merupakan Lulusan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) yang sekarang menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. (AA/NR)