Hari Ini, Batas Akhir Pelaporan dan Verifikasi Dana BOS 2019

Suarapendidikan.com, Jombang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Jombang mengadakan kegiatan sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 di aula 1, pada Senin (20/1) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh pengawas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se kabupaten Jombang.

Acara sosialisasi BOS ini dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Jombang, Jumadi, S.Pd. M.Si. Dalam sambutannya,  Jumadi menjelaskan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menyatukan pemahaman tentang BOS terkait aturan-aturan yang terbaru, agar menjadi lembaga yang bermartabat.

“Sosialisasi BOS tahun 2020 ini digelar, untuk menyatukan kesepahaman kita semuanya terhadap aturan-aturan BOS yang terbaru, agar bisa menjadi lembaga yang bermartabat,”jelasnya.

Jumadi menghimbau agar jangan sampai seorang pengawas tidak tahu tentang aturan BOS, karena menurutnya pada dasarnya pengawas merupakan Pembina di sekolah.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini, yaitu Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dan Evalusi (PP dan E) Ana Arisanti, S.E. M.Si. yang menjelaskan pemaparan kebijakan penyaluran dana BOS tahun 2020.

Ana menjelaskan salah satu poin dari kebijakan penyaluran dana BOS tahun 2020 ini, adalah dana tidak lagi ditransfer melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)  provinsi tetapi ditransfer langsung oleh Kementrian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke rekening sekolah.

“Tahun ini, dana tidak lagi ditransfer dari RKUD provinsi tapi langsung dari Kemenkeu melalui KPPN ke rekening sekolah”, jelasnya.

Ana juga mengingatkan kepada seluruh  peserta agar Satuan Pendidikan masing-masing segera  menyampaikan laporan penggunaan BOS tahun 2019 dan melakukan verifikasi data melalui laman bos.kemendikbud.go.id, dengan batas  akhir  hari ini (20/1).

“Hari ini (20/1), adalah batas akhir pelaporan dana BOS 2019 dan verifikasi di situs bos.kemendikbud.go.id,” kata Ana.

Ia menambahkan, Petunjuk Teknis (Juknis) BOS tahun 2020 belum diterbitkan oleh Kementrian  Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, hal tersebut disampaikan Ana dengan harapan agar para peserta Sosialisasi Kebijakan Bos  ini,  tidak terjebak dengan  berita hoax. Karena saat ini banyak berita yang beredar di media sosial soal Juknis BOS tahun 2020.

“Berita di medsos tentang Juknis BOS 2020 itu hoax, karena sampai saat ini juknisnya belum keluar”, pungkasnya. (WO/NR)