Jalur Phisical Distancing Jombang diperluas

Suarapendidikan. Com, Jombang –  Semenjak Jombang dinyatakan darurat Covid-19 oleh Bupati Jombang pada conferensi pers di pendopo Kabupaten Jombang beberapa waktu lalu, berbagai langkah diambil oleh berbagai elemen untuk memutus penyebaran virus tersebut, salah satunya dengan pemberlakuan Jalur Tertib Phisical Distancing.

Penerapan jalur tertib Phisical Distancing yang awalnya hanya berlaku di jalur utama kota Jombang yaitu Jl. Wahid Hasyim dan pada hari sabtu dan minggu di jam tertentu saja.

Melihat peta penyebaran Covid-19 di Jombang yang semakin meningkat hingga kabar terakhir ada pasien PDP yang meninggal dunia membuat Jombang meningkatkan kewaspadaan dalam upaya pencegahan agar tidak meluas.

Phisical Distancing di Jombang diberlakukan setiap hari senin sampai Jum’at mulai pukul 10.00 – 13.00 Wib, hari sabtu mulai pukul 19.00 – 23.00 Wib, hari Minggu mulai pukul 10.00 – 13.00, dan pukul 19.00 – 23.00.

Jalur yang ditutup meliputi:

  1. Sepanjang JL. KH WAKHID HASYIM, mulai dari bundaran ringin contong sampai dengan simpang 4 KA. WAKHID HASYIM (Pos Kota Jombang)
  2. Sepanjang JL. DR SOETOMO, dari simpang 4, Kebonrojo – simpang 4 SMPP.
  3. Seputaran Alun-Alun Jombang, JL. AHMAD DAHLAN
  4. Seputaran Kebonrojo, Jl. JAKSA AGUNG SUPRAPTO – JL. ADAM MALIK

Dengan diterapkanya program ini harapanya rantai penyebaran Covid-19 di Jombang terputus. (SF/NR)