Jombang Siap Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Suarapendidikan.com, Jombang – Sensus penduduk telah resmi dimulai pada Sabtu (15/2/2020) lalu. Adapun metode yang telah dimulai adalah sensus online. Sementara itu, sensus offline akan dilaksanakan pada Juli 2020 mendatang.

Keduanya diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri. Pengisian dari sensus online dapat dilakukan melalui laman https://sensus.bps.go.id.

Sensus ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang telah atau akan tinggal selama minimal satu tahun di Indonesia.

BPS Kabupaten Jombang menggelar Rapat Koordinasi Sensus Penduduk 2020 di Busyro Balroom – Hotel Horison Yusro senin (24/2) pagi. Rapat yang bertajuk diskusi ini dihadiri oleh seluruh Forkopimda, Camat, Media, Komunitas dan beberapa perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Anwar dalam sambutanya menyampaikan pihaknya mengajak seluruh instansi yang ada di Kabupaten Jombang untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan satu data Indonesia melalui sensus penduduk online dan manual.

“kita berharap setelah koordinasi ini setiap pimpinan Lembaga, dinas dan lainya bisa menyampaikan ke anggotanya dan masyarakat agar partisipasi masyarakat meningkat. Dari kurang lebih 9.400 an asn di Jombang sampai detik ini yang sudah ikut sensus baru 900 an orang,”paparnya.

Selain Anwar hadir juga wakil rektor UNIPDU Jombang Zulfikar As’ad, MMR sebagai pemateri tentang Arti Penting SP2020 untuk Akademisi mejelaskan pentingnya mensukseskan SP2020.

“SP2020 memiliki arti penting yang pertama sebagai dasar penentu pembuat kebijakan publik dan penentu pembangunan infrastruktur Pendidikan,” terangnya.

Zulfikar As’ad  menyampaikan Akademisi sebagai bagian yang mendominasi harusnya lebih aktif dalam mengikuti SP2020 ini, pasalnya anak milenial jaman sekarang lebih akrab dengan gawai dan media sejenisnya. Jadi tidak ada kata tidak tau soal sensus ini tinggal bagaimana kita mengajak mahasiswa dan anak muda lebih berani mengambil langkah yang baik ini demi suksesnya SP2020.

Selain itu Kepala Bidang Statistik Sosial dari BPS Jatim Asyim Saputra menegaskan bahwa sensus penduduk online jangan diisi dengan data ala kadarnya.    

“Jika data tidak sesuai atau kontra dengan keadaan normal pada umumnya, maka kemungkinan akan di data ulang olah petugas secara manual pada bulan juli mendatang. Jadi untuk lebih akurat data yang diinput harap tidak mensubmit terlebih dahulu sebelum lengkap dan valid,”papar Asyim.

Database dasar yang digunakan adalah data rekonsiliasi dari dukcapil pusat sehingga nantinya kedepan akan terwujud satu data kependudukan Indonesia. Perlu diketahui untuk perekrutan tenaga sensus akan dilakukan pada Juli mendatang dengan ketentuan yang sudah ditetapkan di masing-masing Kabupaten/Kota dengan masa kerja satu bulan dan gaji setara UMK.

Asyim berharap partisipasi masyarakat meningkat, jika masyarakat ingin bantuan dari petugas BPS silahkan datang ke kantor BPS Jombang setiap hari kerja, atau komunitas, majelis di desa ingin pendampingan dalam pengisian sensus online petugas BPS siap hadir melayani demi suksesnya SP2020.

Rapat koordinasi ditutup dengan praktik langsung cara pengisian data pada laman https://sensus.bps.go.id/login . Serta dilanjutkan tanya jawab terkait dengan SP2020 dan permasalahanya yang di pandu moderator dari Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. Dengan agenda tersebut mari kita sukseskan SP2020 Kabupaten Jombang. (SF/NR)