Suarapendidikan.com, Jakarta – Menpora Zainudin Amali didampingi Stafsus Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial Alia Noorayu Laksono menerima Lembaga “Indonesian Millenial Fiesta 2020” Cikini Art Stage yang dipimpin Art Manager Aidil Usman, yang akan digelar di Lapangan Banteng Jakarta, 20-23 Februari mendatang.

Menpora sangat mendukung kegiatan kreatif ini, dan menyarankan agar dapat dihadirkan tokoh-tokoh millinial yang sukses diusia muda pada bidang-bidang yang digemarinya. Sebagaimana hasil survei ternyata olahraga menduduki tempat pertama yang digemari anak-anak muda millineal, oleh karenanya salah satunya hadirkan atlet yang memiliki semangat juang tinggi agar berbagi cerita yang dapat menginspirasi kaum muda lainnya serta generasi dibawahnya.

“Saya kaget saat Bapak Presiden menyampaikan hasil survei, kegemaran anak muda millineal saat ini yang yang pertama olahraga, baru musik, kemudian film, maka saran saya hadirkan atlet yang memiliki semangat juang dan prestasi agar berbagi cerita inspiratif,” kata Menpora, saat menerima rombongan di Ruang Kerja Lantai 10 Graha Pemuda, Kamis (16/1) sore.

Yang kedua, tampilkan juga untuk bercerita dan berbagi kesusksesan para wirausaha muda yang sukses dalam dunia enterpreneur. Ini menjadi bagian penting kepemudaan setelah diisi dengan penguatan dan pemahaman ideologi.

“Tampilkan juga enterpreneur yang sukses diusia muda disamping jangan lupa penguatan ideologi bangsa yang dikemas dengan gaya millenial, jaman sekarang harus kreatif dan inovatif tidak perlu ceramah tapi perbanyak dialog, jika yang hadir figur muda suskes akan dapat menjadi role model, idola anak muda, sukses,” tambah Menpora.

Ada beberapa kegiatan kreatif pada Pesta Kekayaan Millenial nanti, diantaranya Tuan 13 kemasan musik rap dengan tema konservasi harimau Sumatera, The Rombenk kelompok perkusi dengan memanfaatkan barang-barang bekas, row acces penemuan teknologi gondola dengan keahlian tali menali anak-anak millenial. Hadir, Tenaga Ahli Menteri Syamsul Qamar, serta Tim Cikini Art Stage, Bambang Prihadi, Usman Iskandar, Jefriandi Usman, Damhuri, dan Wawan Fahrudin. (NR)