Perbup No 57 Th. 2020 : Ada Sanksi Denda Ratusan Ribu Rupiah Hingga Pencabutan Izin Usaha Bagi Pelanggar

Suarapendidikan.com – Dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Desease 2019 dan Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 4 tahun 2020, Bupati Jombang terbitkan Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2020 tentang ” Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019.”

Pada perbup ini ada beberapa pasal perubahan mulai dari aturan hajatan hingga sanksi bagi pelanggar.

Pada bagian keempat pasal 6 menjelaskan bahwa untuk acara hajatan harus mematuhi protokol kesehatan dan peserta hajatan tidak lebih dari 50 persen dari tempat yang disediakan. Sedangkan pada bagian kelima pasal 7 Rumah makan, warung, kafe dan restauranharus tutup mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB.

untuk diketahui pada Bab V pasal 10 terkait dengan SANKSi

  1. Bagi perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penangggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar kewajiban yang dimaksud pasal 4 akan dikenakan sanksi.
  2. Sanksi pelanggaran Penerapan Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 sebagai berikut:
  • Bagi Perorangan
  • 1. Teguran Tertulis selama 2 (dua) minggu sejak diundangkan peraturan Bupati ini;
  • 2. Kerja Sosial dan/ atau denda administratif sebesar Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah)
  • Bagi Pelaku Usaha, Pengelola, Penyelenggara, atau Penanggungjawab tempat, dan fasilitas umum;
  • 1. Teguran tertulis
  • 2. Denda administratif sebesar Rp. 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah)
  • 3. Khusus untuk pedagang kaki lima/lapak jajanan dikenakan sanksi administratif sebesar Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah)
  • 4. Penghentian Sementara operasional usaha; dan
  • 5. Pencabutan izin Usaha

Perbup Ini berlaku mulai 08 september 2020. (NR)