Ratu Pil Koplo Diringkus Polres Jombang

Suarapendidikan.com, Jombang –  Jajaran Satnarkoba Polres Jombang, Jawa Timur mengungkap kasus peredaran pil koplo di wilayahnya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas meringkus tersangka pengedarnya yang berinisial AN, warga Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang.

”Dari penangkapan yang kami lakukan, kami juga menyita kurang lebih 92 ribu pil koplo dari tersangka,” jelas Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Moch. Mukid, Jumat (31/1)

Ia merinci, pil koplo yang disita terdiri dari jenis pil dobel L sebanyak 92.245 butir,sabu seberat 2,19 gram, pipet kaca dan alat hisap 1 buah. Obat tersebut dijual di wilayah Jombang dengan dibungkus kemasan vitamin B1.

Menurutnya, penangkapan tersangka dilakukan setelah petugasnya mendapat informasi adanya penjualan pil koplo dari masyarakat. Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka yang sedang menjual pil koplo.

“Kami juga amankan alat press, plastik, dan pemotong plastik yang digunakan untuk mengemas pil koplo tersebut,

“Kemasan ini sengaja digunakan untuk mengelabui masyarakat terutama petugas” katanya.

Menurutnya, pengedaran pil koplo tersebut merupakan jaringan lapas (lembaga pemasyarakatan). Keuntungan yang diraup pengedar dari menjual pil koplo tersebut dapat mancapai ratusan juta rupiah.

”Kami sedang berkoordinasi dengan lapas Madiun terkait ini, karena suaminya adalah terpidana kasus narkoba dan ditahan di Lapas Madiun,” ujar dia.

Terhadap perbuatan tersangka, Mukid menyatakan, pihaknya akan menjerat dengan pasal 196 Jo pasal ayat (2) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. ”Sesuai ketentuan pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, tersangka diancam penjara paling lama 10 tahun serta denda paling banyak Rp 1 miliar,”’ katanya.