Satgas Penanganan Covid-19 IDI Jombang Turun Jalan Gelar Aksi Edukasi Seputar Protokol Kesehatan

Aksi edukasi dan pembagian masker kepada masyarakat (Sumber Foto dari dr M. Sjarifudin)

Suarapendidikan.com, Jombang – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jombang, mengadakan aksi edukasi dan pembagian masker kepada masyarakat sekitar Pasar Citra Niaga (Pasar Legi), pada Minggu Pagi (3/5).

Para anggota yang tergabung dalam Forum Komunikasi Organisasi Kesehatan Kabupaten Jombang (FKOKJ) lainnya, seperti IBI (Ikatan Bidan Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), IAI (Ikatan Apoteker Indonesia, Asklin (Asosiasi Klinik), Patelki (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia), serta PKFI (Persatuan Klinik dan Fasilitas Kesehatan Primer Indonesia) juga turut andil dalam kegiatan tersebut. Masing-masing dari mereka mengirimkan 4 orang sebagai perwakilan.

Ketua Satgas Penggulangan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jombang, dr M. Sjarifudin mengatakan bahwa kegiatan aksi edukasi dan pembagian masker tersebut merupakan bentuk dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang. Ia juga menyebutkan bahwa tetap berpegang teguh pada prinsip physical distancing dalam pelaksanaanya.

Ketua Satgas Penggulangan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jombang, dr M. Sjarifudin saat memberikan keterangan. (Foto dari dokumentasi IDI Jombang)

“Alhamdulillah, sebanyak 1700 masker dari hasil donasi sudah kita bagikan pada masyarakat. Untuk sementara ini memang target kita adalah masyarakat yang berada di sekitar Pasar Legi. Selain membagikan masker, kita juga mengedukasi mereka, tentang pentingnya menggunakan masker saat beraktifitas di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini,” ujarnya.

Sjarifudin menambahkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan melakukan hal yang sama pada tempat yang berbeda guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang.

“Bagi masyarakat yang ingin berdonasi silahkan saja, nanti kita akan membantu mendistribusikan sembari kita lakukan edukasi-edukasi kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker dan sering cuci tangan pakai sabun saat beraktifitas,” imbuhnya.

Para peserta dibagi menjadi  beberapa kelompok dengan rute yang berbeda dengan start dan finish di Pos Pantau Polisi yang berada di Pasar Legi. Kelompok 1 bergerak ke arah dalam pasar, keluar dari pintu Selatan, dan bergerak menuju arah Timur hingga perempatan pasar. Setelah perempatan, berpisah menjadi 2 kelompok lagi yaitu kelompok 1A bergerak ke utara (Jl. Mimbar) hingga perempatan besar, sedangkan kelompok 1B bergerak ke Timur.

Kemudian kelompok 2 bergerak ke arah Barat, lalu masuk Gerbang ke arah Utara, menyusuri tepi barat Pasar Legi hingga pertigaan di pojok utara-barat pasar, lalu dibagi 2 lagi yakni kelompok 2A bergerak ke barat, kemudian kelompok 2B bergerak ke Timur dan di perempatan belok ke selatan. (w/nr)