Server BKN Down Peserta tes SKD tak dirugikan

Suarapendidikan.com, Mojokerto – Hari ketiga pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kota Mojokerto, Senin, 10 Februari 2020, secara umum berlangsung baik.

Hanya saja sempat ada kendala teknis saat berlangsung tes pada sesi empat yang dimulai pukul 14.30 WIB. Server down sehingga ada keterlambatan saat peserta login.

Setelah ditelusuri, ternyata server BKN secara terpusat yang down. Kondisi ini terjadi pada hampir semua daerah yang melaksanakan CAT pada 10 Februari 2020.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Pengadaan, Profesi dan Informasi BKDPP Kabupaten Jombang Sugianto Senin, 10 Februari 2020.

“Ternyata server BKN secara terpusat yang down. Jadi hampir semua daerah yang melaksanakan ujian pada tanggal 10 Februari mengalami sedikit gangguan,” ungkap Sugianto.

Sugianto mengemukakan, pada saat peserta login di sesi satu, terjadi keterlambatan sehingga panitia berpikir jaringan down.

Peserta Tes SKD sedang melakukan registrasi di Gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC)

“Padahal menurut kami bandwidth sangat cukup, karena Tim Kominfo sudah mempersiapkan dengan sangat baik. Dan akhirnya tim BKN yang diberi tugas di Mojokerto mendapatkan info bahwa server dari pusat yang down,” terang Sugianto.

Namun secara umum, kata Sugianto, peserta tidak dirugikan karena waktunya pasti sesuai saat dibuka kembali.

Daerah yang melaksanakan CAT pada hari yang sama mengalami gangguan serupa karena server semua terhubung ke pusat.

“Tapi itu hanya berlangsung pada sesi empat. Alhamdulillah sesi selanjutnya sudah normal. mudah-mudahan hari ke empat dan seterusnya tidak ada lagi kendala berarti, sehingga ujian bisa berlangsung lancar dan baik,” harap Sugianto.

Ujian CPNS pada hari Ketiga di Gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC) Kota Mojokerto, diikuti 1.327 peserta yang hadir dan yang tidak hadir sebanyak 73 orang dari total 8.316 peserta SKD di Kabupaten Jombang.

Peserta ujian terbagi dalam lima sesi setiap hari selama enam hari, 8-13 Februari 2020. Tiap sesi diikuti 300 peserta. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 09.30, sesi kedua pukul 10.00 hingga 11.30, sesi ketiga pukul 12.30 hingga 14.00, sesi keempat pukul 14.30 hingga 16.00, dan sesi kelima pukul 16.30 hingga 18.00 WIB. (NR)