Terapkan Hal Ini Untuk Cegah Infeksi Virus Corona Pada Anak

Suarapendidikan.com, Jombang – Pandemi virus Corona yang semakin menyebar hingga saat ini membuat pemerintah mengambil langkah tegas untuk menutup beberapa tempat-tempat umum seperti sekolah, mall, serta menginstruksikan masyarakat untuk melakukan isolasi diri. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran COVID-19 yang bisa menginfeksi siapapun, dari orang dewasa hingga anak-anak. Jadi, anggapan bahwa anak-anak tidak bisa tertular Covid-19 tidaklah tepat. Hanya saja memang tingkat mematikannya jauh lebih rendah daripada kelompok usia lainnya.

Ketua 3 Satgas Penanganan COVID-19 IDI Jombang dr. Ahmad Mahfur, SpA kepada redaksi Suarapendidikan.com menyampaiakan Beberapa bulan terakhir ini dunia sedang dilanda kecemasan karena pandemi COVID-19. COVID-19 adalah penyakit saluran napas yang disebabkan oleh virus corona , yang baru ditemukan di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Penyakitnya disebut Coronavirus Disease 19. Virus penyebab penyakit ini disebut dengan 2019 Novel Corona Virus atau nama lainnya adalah SARS Coronavirus 2.

Penularan COVID-19 tidak hanya terjadi pada dewasa, namun juga dapat terjadi pada anak. Bagaimana anak bisa tertular virus corona?

“Penularan virus corona yang pertama terjadi melalui droplet atau dalam bahasa umumnya kita sebut percik renik, bisa berasal dari batuk, dari ludah, ataupun dari bersin. Ketika seorang anak batuk, meludah atau bersin, maka ketika sekret saluran napas itu keluar, dia akan jatuh pada jarak satu meter, kemudian akan terkena permukaan yang ada di sekitarnya,” terang Mahfur.

Nah, ini penting sekali dipahami untuk pencegahan infeksi, karena ketika kita batuk atau bersin dan sekretnya jatuh ke permukaan, otomatis permukaan tersebut akan menjadi sumber infeksi.

dr. Ahmad Mahfur, SpA menambahkan Untuk mencegah penularan virus corona, yang perlu dilakukan pertama adalah menghindari perjalanan ke daerah terjangkit, karena daerah terjangkit terus bertambah, maka kita harus terus meng-update diri kita daerah mana saja yang sudah terkonfirmasi terjangkit virus corona.

Kedua, kita harus menghindari perjalanan yang tidak terlalu penting atau urgent terutama ke daerah-daerah yang padat.

“Kemudian kita juga harus mengajarkan anak untuk mengerti etika batuk. Ketika batuk anak diajarkan bagaimana cara batuk yang baik dan benar sehingga tidak menularkan ke orang lain. Juga diajarkan kalau sakit sebaiknya tinggal di rumah, tidak masuk sekolah, dan jika terpaksa bepergian anak disarankan menggunakan masker dengan cara yang benar,” kata dokter spesialis anak di RSUD Jombang ini.

Hal lain yang penting untuk dilakukan adalah

1. Ajari anak mencuci tangan dengan benar

Ajarkan Si Kecil untu mancuci tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan ia membasuh seluruh bagian tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, dan ujung kuku.

Biasakan anak untuk mencuci tangannya secara teratur, terutama sebelum dan setelah makan, setelah menyentuh hewan, serta setelah batuk atau bersin. Anda juga bisa menyediakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% di dalam tas sekolahnya untuk digunakan bila tidak ada air dan sabun saat perlu mencuci tangan.

2. Biasakan anak menggunakan masker

Penggunaan masker juga dapat mencegah penularan virus Corona pada anak, meskipun tidak seefektif penggunaan masker pada orang yang sakit untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.

Pilihlah masker yang ukurannya pas untuk anak-anak dan anjurkan Si Kecil memakai masker bila berada di dekat orang yang sedang sakit. Jangan lupa untuk mengajarinya cara memakai masker yang benar dan ingatkan untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh masker.

3. Berikan anak makanan bergizi

Asupan gizi yang kaya akan sayuran dan buah-buahan tinggi beta karoten, seperti wortel dan jeruk, diketahui dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak untuk melawan infeksi, termasuk infeksi virus Corona.

Guna membangun daya tahan tubuh yang kuat untuk mencegah infeksi virus Corona pada anak, jangan lupa untuk memenuhi Kebutuhan nutrisinya  Selain itu, pastikan makanan yang diberikan kepada Si Kecil telah dimasak hingga matang.

4. Ajak anak untuk rutin berolahraga

Tidak hanya menjaga kebugaran, berolahraga dapat memperkuat daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, ajaklah Si Kecil untuk rutin berolahraga, minimal 30 menit sehari.

Pilih olahraga yang disukai Si Kecil. Olahraga apa pun dan di mana pun, asalkan dilakukan dengan rutin dan membuat tubuh Si Kecil aktif bergerak, dapat menjadi cara yang efektif untuk menjaga kesehatannya dan melindunginya dari infeksi virus Corona.

Selain dengan menerapkan cara-cara di atas, ingatkan juga Si Kecil untuk menutup mulut dengan tisu saat bersin atau batuk, serta tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.

Pencegahan infeksi virus Corona pada anak sebenarnya sama dengan cara pencegahan pada orang dewasa. Namun, perlindungan penyakit pada anak juga perlu ditambah dengan melengkapi imunisasinya. Walaupun belum ada vaksinasi khusus untuk virus Corona, pastikan Si Kecil mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap dan sesuai jadwal.

Yang terakhir, jika anak mengalami gejala infeksi saluran pernafasan seperti batuk pilek atau demam, pastikan anak menggunakan masker dan hindari bepergian ke area yang padat. (SF/NR)